Kegiatan Ubudiyah
Shalat Berjamaah
Shalat berjamaah merupakan ibadah yang mempunyai nilai sangat
tinggi. Disamping memiliki berbagai keutamaan yang berlipat dibandingkan shalat
sendirian, Shalat berjamaah memberikan pesan sosial pada kehidupan. Shalat
berjamaah melahirkan pesan kebersamaan, kesamaan strata dan kedudukan, keutuhan
dan nilai ketertundukan pada seorang pemimpin dan pengendalian kehidupan masyarakat.
Di PP. Mambaul Ulum Sumberduren, shalat berjamaah diprogramkan
sebagai kegiatan ubudiyah pokok yang ditekankan kepada semua santri untuk
melaksanakannya..
Untuk membiasakan shalat berjamaah, santri dikerahkan dari asrama masing-masing
untuk mengikuti shalat berjamaah ini 15 menit sebelum shalat didirikan. santri
diarahkan untuk mengikuti shalat berjamaah di Musholla. Hal ini dilakukan untuk
membiasakan santri untuk gemar mendirikan shalat berjamaah.
Shalat berjamaah diprogramkan pada sholat Mahgrib, Isya`,
Tahajjud, Shubuh, Dluha, Dzuhur dan Ashar. Untuk menciptakan tradisi ubudiyah
yang baik, santri diarahkan agar tidak hanya mengikuti shalat berjamaah saja,
melainkan mengikuti wirid sampai doa selesai. Untuk memaksimalkan program ini,
kegiatan shalat berjamaah dan wirid bersama ini dijaga dan ditertibkan oleh
jajaran Pengurus Pondok dan Guru Tugas Baik dari PP. Mambaul Ulum Bata-bata
maupun yang dari PP. Semar Ragang Pamekasan
Untuk menyempurnakan pelaksanaan kegiatan shalat berjamaah ini,
santri diarahkan untuk menggunakan pakaian yang etis, sehingga santri
ditekankan untuk tidak menggunakan pakaian yang bertulis dan bergambar di
bagian-bagian pakaiannya. Dan di mushollah telah terdapat sebagian Pengurus
Pondok yang akan mengarahkan santri untuk mengambil shaf depan terlebih dahulu,
meluruskan dan merapatkan shaf dan menertibkan mereka agar tidak menimbulkan
kegaduhan.
Tidak hanya pada pelaksanaan shalat fardlu, sholat berjamaah di
musholla juga didirikan untuk shalat-shalat sunnah yang disyariatkan secara
berjamaah. Pada kegiatan shalat sunnah berjamaah ini. Shalat sunnah yang
disyariatkan untuk didirikan secara berjamaah itu seperti pada shalat tarawih,
shalat khusuf dan khusuf, Sholat Idul
Adha dan shalat Istisqa’.
Puasa Sunnah
Selain puasa fardlu, didalam Islam juga terdapat hari-hari yang
disunnahkan untuk berpuasa. Di PP. Mambaul Ulum Sumberduren kegiatan puasa
sunnah ini diarahkan untuk menjadi program ubudiyah dengan menganjurkan seluruh
santri untuk berpuasa. Sehingga, dalam pelaksanaannya, kegiatan puasa ini amper
menyerupai kegiatan puasa wajib. Puasa-puasa sunnah yang disistemkan oleh PP.
Mambaul Ulum Sumberduren adalah sebagai berikut ;
a. Puasa sunnah Tarwiyah dan Arafah (08-09 Dzul Hijjah)
b. Puasa sunnah Tasu’a dan ‘Asyura (09-01 Muharrom)
Pelaksanaan kegiatan puasa sunnah ini ditetapkan untuk
membiasakan santri agar menyukai tradisi ubudiyah yang disunnahkan oleh
Rosulullah SAW. Dengan pembiasaan ini, diharapkan santri mampu membiasakannya
pada saat berada di rumah masing-masing. Untuk memotivasi santri dalam tatanan
pelaksanaan kegiatan ubudiyah ini, seluruh lapisan fungsionaris pesantren
dikondisikan semaksimal mungkin dengan mengadakan kegiatan buka bersama.
Kegiatan ubudiyah lain
a. Diba’iyah
Kegiatan ubudiyah yang juga diprogramkan oleh PP. Mambaul Ulum
Sumberduren adalah kegiatan diba’iyah. Kegiatan diba’iyah adalah kegiatan
pembacaan syair-syair yang berisi sanjungan dan pujian bagi Nabi Muhammad SAW.
Kegiatan ini mempunyai tujuan untuk memperkuat ketahanan spiritual santri
kuhusnya dalam meneladani Rosulullah SAW.Kegiatan ini dilaksanakan di musholla
setiap malam Jum’at. Dimulai dari setelah sholat maghrib sampai dengan selesai
dan dilanjut dengan sholat isya`. Kegiatan ini diikuti oleh semua santri.
Melainkan santri yang tidak memiliki kegiatan pada waktu yang sama dianjurkan
untuk mengikuti kegiatan ini.
b. Santunan bagi Yatama
Pada setiap tanggal 10 Muharrom terdapat ibadah-ibadah sunnah
yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Disamping berpuasa, memotong kuku, mandi
sunnah dan memotong rambut, PP. Mambaul Ulum Sumberduren juga memprogramkan
kegiatan santunan bagi anak yatim. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan
kesejahteraan dan tunjangan pendidikan dan biaya hidup bagi para
yatama.Kegiatan ini dilakukan dengan terlebih dahulu mengadakan pendataan
santri dan tetangga sekitar pesantren yang berstatus yatim secara intensif.
Kemudian mengadakan proses penghimpunan donasi dari para donator dan dermawan.
Disamping itu, penggalangan dana ini ditujukan pada santri dan badan usaha
milikk pesantren. Dana tersebut kemudian disatukan untuk didistribusikan kepada
para yatama. Program ini, secara sistematik dilaksanakan oleh instansi
pesantren yang disebut dengan BKPDM atau Badan Kesejahteraan Pendidikan Dlu’ada
dan Masakin.
Kegiatan Ubudiyah, Dalami Hakikat Wudhu dan Shalat
Pondok Pesantren Mambaul Ulum Sumberduren mengadakan kegiatan
ubudiyah yang bertajuk ‘tata cara berwudhu dan tata cara melaksanakan shalat
dengan baik dan benar.’ Acara ini diselenggarakan langsung di dua tempat
berbeda yakni mushalla utama putra dan musholla utama putri pada setiap malam
selasa
Para pengisi kegiatan ubudiyah ini menyampaikan kepada seluruh
santri tentang pentingnya wudhu dan menyarankan mereka untuk selalu berwudhu.
Sebagaimana yang disampaikan oleh ustadz dan ustadzah yang telah dijadwalkan,
“Di antara keutamaan-keutamaan orang yang selalu berwudhu’ yaitu, pertama; bisa
menghapus dosa-dosa kecil, kedua; bisa menolak musibah, ketiga; memudahkan kita
untuk menghafalkan ilmu, keempat; memudahkan rizki, dan kelima; menyinarkan
wajah orang yang selalu berwudhu”, ungkapnya kepada seluruh santri.
Ubudiyah mengutarakan bahwa kegiatan ini akan rutin diadakan
untuk semakin memperkaya santri berkenaan tata cara ibadah yang benar.
“Kegiatan ubudiyah ini memang merupakan program yang dirancang oleh Pengasuh
Pondok pesantren.
Muslimatan umtuk para santriwati yang diselenggarakan
setiap hari jum`at ba`da dzuhur dari jam 14:00 – 15:30 WIB dan diisi oleh
segenap Guru Tugas yang telah terjadwalkan.

0 komentar:
Posting Komentar